3 Fakta Tentang Militer Korea Utara

Akhir-akhir ini Korea Utara ( Korut ) semakin gencar memperkuat pertahanan militernya. Bahkan, sepermpat dan sepertiga dari anggaran negara Korut yang dipimpin oleh Kim Jong Un ini dibelanjakan untuk kebutuhan militer. Setidaknya Korut memiliki lebih dari 1 juta tentara yang aktif dan cadangan, ribuan jenis pesawat tempur, serta ribuan tank baja. Yang lebih mengerikan lagi, kini Korut sedang mengembangkan senjata nuklirnya. Hal itu dibuktikan ketika beberapa waktu lalu Korut sempat melakukan uji coba, dengan menembakan rudal balistik Tae Podong 1-2 ke pantai lepas Jepang. Untuk mempersingkat waktu disini akan saya sampaikan 3 fakta tentang militer Korea Utara.

  1. Militer Korut Memiliki Banyak Senjata Kimia

Menurut para pembelot Korut, bahwa militernya memiliki senjata kimia yang berbahaya, seperti gas beracun, gas klorin, gas fosgen, dan gas mustard yang mampu melumpuhkan saraf dalam sekejap. Selain itu, pembelot ini menyebutkan bahwa senjata kimia ini diuji coba kepada tahanan politik di camp penjara kerja paksa.

  1. Memiliki Militer Cadangan Sebanyak 1-6 juta Prajurit

Korut memiliki militer cadangan sebanyak 1-6 prajurit yang siap dikirim kapan saja jika seandainya perang Korea terjadi. Bahkan negara Korut menerapkan wajib militer bagi kaum laki-laki. Dengan artian bahwa Korut banyak menggunakan warga sipil non militer untuk dijadikan prajurit cadangan.

  1. Memiliki Bom Nuklir

Sejauh yang diketahui oleh dunia, bahwa Korut sudah melakukan empat kali uji coba bom nuklir. Namun itu tidak memvertifikasi bahwa Korut hanya memiliki 4 bom nuklir saja, mungkin saja jumlahnya masih banyak. Menurut dugaan, kiniKorut memiliki 15-20 bom nuklir, tapi belum mampu menjangkau jarak yang jauh. Dan menurut berita Internasional, bom nuklir Korut hanya mampu menjangkau Seoul di Korsel dan Tokyo di Jepang serta menjangkau Bangkok, Thailand dan Cina.

Leave a Comment